Wakapolres Katingan Kompol Wahyu Satiyo Budiarjo, S.H., M.H.mendampingi peninjauan langsung lokasi hibah lahan eks PT KBK di Kabupaten Katingan. Pengecekan dipimpin langsung oleh pejabat tinggi Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, S.E., M.M. selaku Teknisi KBRN Utama Tingkat I Korps Brimob Polri, Rabu (29/7/2026) pagi.
Kegiatan ini merupakan langkah awal pemanfaatan lahan hibah untuk mendukung kebutuhan sarana dan prasarana operasional Polri di Kalimantan Tengah.
Rombongan pejabat utama Brimob Polri tiba di Lapangan PT KDP Blok KKT menggunakan helikopter pukul 09.30 WIB. Dari sana, rombongan langsung menuju lokasi hibah di area eks PT KBK.
Turut hadir dalam peninjauan:
Brigjen Pol. Heru Novianto, S.I.K.,M.Han.selaku Danpas Brimob II Korps Brimob Polri
Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K.selaku Teknisi Jibom Madya Tingkat II Korps Brimob Polri
Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H. selaku Dansat Brimob Polda Kalteng
Wakapolres Katingan, Kasat Lantas Polres Katingan, Kapolsek Katingan Tengah
Personel Brimob Polda Kalteng, Polres Katingan, Polsek Katingan Tengah
Pihak manajemen PT KBK: Direktur, Kepala Teknik Tambang, dan staf
Lahan 12.380 Hektare Siap Jadi Fasilitas Brimob
Pengecekan dimulai pukul 09.45 WIB dan meliputi peninjauan lahan beserta bangunan yang ada di kawasan eks PT KBK.
Berdasarkan data, eks PT KBK memiliki luas lahan sekitar 12.380 hektare dengan kawasan bangunan seluas kurang lebih 10 hektare Peninjauan difokuskan pada titik koordinat 1.538169, 112.938126 yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan fasilitas Korps Brimob Polri.
Usai pengecekan, rombongan kembali ke PT KDP Blok KKT dan bertolak menggunakan helikopter pukul 12.00 WIB menuju Kabupaten Sukamara.
Wakapolres Katingan menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal proses pemanfaatan lahan hibah untuk memperkuat sarana dan prasarana operasional Polri, khususnya Korps Brimob di wilayah Kalteng.
Dengan luas lahan yang mencapai ribuan hektare, fasilitas baru ini nantinya diharapkan dapat menunjang mobilitas dan kesiapsiagaan Brimob dalam menjaga keamanan di wilayah Kalimantan Tengah.
(Ktg FAKTA62.INFO)







