Home
› Desa Pelempang
› Karhutla
› Kebakaran Hutan dan Lahan
› Kecamatan Kelekar
› Mahasiswa Polri
› Muara Enim
› Pencegahan Karhutla
› Polri
› S2 STIK Sespimma
› Sosialisasi Karhutla
› STIK Sespimma
Mahasiswa S2 STIK Sespimma dan Patun Mabes Polri Sosialisasikan Pencegahan dan Dampak Karhutla di Desa Pelempang
Mahasiswa S2 STIK Sespimma dan Patun Mabes Polri Sosialisasikan Pencegahan dan Dampak Karhutla di Desa Pelempang
Senin, 31 Agustus 2026
Last Updated
2026-09-01T07:36:17Z
MUARA ENIM, Fakta62.Info-
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan. Kali ini, sosialisasi pencegahan dan dampak Karhutla dilaksanakan oleh mahasiswa S2 STIK Sespimma dan Patun Mabes Polri di Desa Pelempang, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim. Senin (31/08/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolsek Gelumbang IPTU Azwar, Iptu Jeremy Luther Rawis, S.Tr.K., siswa Dik Setukpa Leo Chrima Negara, Camat Kelekar Herry Mulyawan, S.P., M.M., Sekcam Kelekar Muhtarimin, S.Pd., M.Si., Kasi PMD Kecamatan Kelekar Siska Andriani, S.Kep., Ners., M.Si., Kepala Desa Pelempang Miftahudin, S.H., serta Danramil yang diwakili Babinsa.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Kelekar Herry Mulyawan menjelaskan bahwa Kecamatan Kelekar memiliki tujuh desa dengan kondisi wilayah yang sebagian besar merupakan lahan mineral dan sebagian lainnya merupakan lahan gambut.
Menurutnya, wilayah Kecamatan Kelekar telah mengalami beberapa kejadian Karhutla. Di antaranya terjadi di kawasan antara Embacang dan Teluk Jaya, Desa Embacang, serta wilayah Menanti dan Suban Baru.
“Sebagian kejadian berada di pinggir jalan dan berkaitan dengan sampah maupun aktivitas masyarakat. Wilayah Teluk Jaya dan Embacang juga terdapat lahan gambut yang merupakan tanah adat atau desa, selain terdapat kebun milik warga,” jelas Herry.
Ia menambahkan, faktor kelalaian manusia menjadi salah satu hal yang harus mendapat perhatian serius, salah satunya akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan di lokasi yang mudah terbakar.
Pemerintah Kecamatan Kelekar juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan Karhutla melalui sosialisasi, pemasangan spanduk serta penyampaian imbauan kepada masyarakat.
Sementara itu, IPTU Bayu Mahardika dalam pemaparannya menyampaikan bahwa sekitar 90 persen kejadian Karhutla dapat berkaitan dengan aktivitas manusia.
“Karhutla bisa disebabkan secara langsung maupun tidak langsung oleh berbagai faktor. Salah satunya kondisi cuaca, apalagi sekarang kita menghadapi cuaca ekstrem. Namun, kita bisa berasumsi sekitar 90 persen Karhutla berkaitan dengan aktivitas manusia,” ungkapnya.
Ia menyebutkan beberapa aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, seperti membuka lahan untuk tanaman baru, membuang puntung rokok di tempat kering, serta membakar sampah dan meninggalkannya tanpa memastikan api benar-benar padam. Untuk mencegah Karhutla, masyarakat diminta meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap lingkungan.
“Pertama kita harus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan, karena apa yang kita lakukan bisa memberikan dampak yang lebih besar. Apabila melihat asap atau api, segera laporkan kepada perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas atau pihak terdekat agar dapat segera ditangani bersama,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa dampak Karhutla tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan perekonomian masyarakat akibat asap yang ditimbulkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian, sehingga Karhutla dapat dicegah dan tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi yang dilaksanakan di Desa Pelempang ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya Karhutla serta ikut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Karhutla sejak dini. Jangan tinggalkan api, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan segera laporkan apabila melihat asap atau titik api.
Liputan : Edo Wilantara
Desa Pelempang
Karhutla
Kebakaran Hutan dan Lahan
Kecamatan Kelekar
Mahasiswa Polri
Muara Enim
Pencegahan Karhutla
Polri
S2 STIK Sespimma
Sosialisasi Karhutla
STIK Sespimma
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
KERINCI, Fakta62.info- Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jambi, Citra Darminto, S.IP., M.MP. , menyoroti dinamika hu...
-
Katingan, Fakta62.info- Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kesetaraan Bersama LBH GKB Kabupaten Katingan menjatuhkan sanksi tegas ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Aktivitas pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di kawasan B...
-
TERNATE, Fakta62.info- Keluhan terhadap pelayanan publik kembali mencuat di Kota Ternate. Rifani Umar meminta Wali Kota Ternate ...



