Home
› APBN 2025
› Berita Kerinci
› Daerah
› Infrastruktur
› Investigasi
› Irigasi
› P3TGAI
› Pembangunan & Infrastruktur
› Pengawasan Proyek Pemerintah
› Pertanian
Proyek P3-TGAI P3A Sawah Beringin Terekam Gagal Mutu dan Salah Titik Koordinat: Warga Desak Audit Forensik Dugaan Korupsi APBN di Kerinci
Proyek P3-TGAI P3A Sawah Beringin Terekam Gagal Mutu dan Salah Titik Koordinat: Warga Desak Audit Forensik Dugaan Korupsi APBN di Kerinci

Senin, 08 Desember 2025
Last Updated
2025-12-08T07:54:45Z
Kerinci, Fakat62.info-
1. Kerusakan Fisik Dini: Saluran irigasi pada beberapa titik mengalami retak-retak parah dan pecah. Dugaan utama warga adalah kualitas adukan semen yang terlalu minim dan penggunaan batu yang tidak sesuai standar teknis. Secara struktural, lantai saluran irigasi dinilai tidak begitu tebal lah pengecoran, yang menambah kerentanan konstruksi.
2. Pelanggaran Volume: Warga secara langsung menuding bahwa praktik penggalian pondasi dangkal dan penghilangan volume material telah terjadi. Fakta ini, menurut masyarakat, "sudah nampak di mata kami" dan menjadi bukti nyata adanya penyimpangan yang dilakukan pelaksana.
3. Gagal Fungsi: Proyek ini dinilai tidak fungsional, bahkan merugikan petani. “Kebanyakan aliran jalur irigasi tidak banyak masuk ke sawah melainkan air sawah masuk ke irigasi. Lebih baik tidak usah dibikin sama sekali! Hal ini percuma membuang-buang uang negara dan merugikan petani setempat khususnya di Kabupaten Kerinci,” pungkas warga.
Peninjauan Wartawan: Lokasi Proyek Pindah Desa
Kejanggalan administratif ini menjadi titik sentral kontroversi. Walaupun papan informasi resmi menyebut lokasi proyek adalah Desa Koto Beringin, fakta di lapangan menunjukkan konstruksi justru berada di Desa Koto Aro, pertengahan dengan Desa Koto Tengah.
“Kami tahu kelompok ini tidak tepat titik koordinat dalam pekerjaan proyek. Kemarin tahap pertama, kelompok ini mendapatkan juga proyek berlokasi di Desa Dusun Baru Siulak panjang. Sekarang tahap kedua, kelompok ini juga mendapatkan irigasi yang sama, tapi tidak juga tepat titik koordinat melainkan di Desa Koto Aro, pertengahan dengan Desa Koto Tengah, walaupun dikategorikan dalam wilayah Kecamatan Siulak.”
Mendengar tanggapan masyarakat, wartawan Fakta62info langsung turun ke lokasi untuk melihat dan meninjau kondisi di lapangan. Hasil peninjauan mengonfirmasi adanya ketidaksesuaian lokasi. Kejanggalan ini menjadi pertanyaan besar, mengapa kelompok yang menghadiri sawah di Koto Beringin justru mengalihkan titik koordinat pembangunan irigasi.
“Berarti kelompok ini sengaja melabuhi publik dan media termasuk LSM khususnya di Kabupaten Kerinci,” tambah warga.
Kritik Tajam: Pengawasan Nol, Gaji TPM dari Uang Negara
Kondisi fatal yang merugikan uang negara ini secara eksplisit menyoroti mandulnya sistem pengawasan yang seharusnya melibatkan pejabat BWS, TPM, hingga Kepala Desa sebagai pengawas sosial.
Masyarakat melontarkan kritik sangat tajam kepada Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang seharusnya bertugas mengawasi.
“Selama proyek berjalan, kami belum pernah melihat pengawasan dari Pendamping Masyarakat (TPM), padahal orang-orang itu sudah digaji oleh uang negara! Kenapa takut mengawasi? Cuma duduk-duduk saja di kafe sehari-hari... Hampir di Kabupaten Kerinci yang mendapatkan proyek ini banyak yang gagal mutu. Untuk itu di tahun 2026 tidak usah lagi dimasukkan sebab sudah dikategorikan Tingginya tingkat korupsi di proyek ini,” tegas warga dengan nada yang tajam.
Melihat adanya dugaan penyimpangan kualitas, penghilangan volume, hingga kegagalan pengawasan yang terstruktur, masyarakat dan media mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kejaksaan dan Kepolisian, untuk segera melakukan penyelidikan dan audit forensik terhadap proyek irigasi P3-TGAI ini.
“Kami menuntut APH segera memeriksa Ketua Kelompok P3A, pengurus, dan pejabat pengawas BWS Sumatera VI yang bertanggung jawab atas kegagalan proyek APBN ini,” pinta perwakilan warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun pejabat pengawas resmi, termasuk PPK BWS Sumatera VI, belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan kegagalan mutu, penyimpangan lokasi, dan lemahnya pengawasan TPM.
Selain itu, saat dikonfirmasi oleh wartawan Fakta62info, Kepala Desa Koto Beringin, meskipun sudah melihat [upaya konfirmasi/pesan], enggan untuk membalasnya terkait permasalahan ini karena tidak sesuainya titik koordinat tempat bekerja.
Wartawan dari media Fakta62info terus mencari konfirmasi maupun tanggapan dari seluruh pihak yang bertanggung jawab di proyek ini.
(S boy)
APBN 2025
Berita Kerinci
Daerah
Infrastruktur
Investigasi
Irigasi
P3TGAI
Pembangunan & Infrastruktur
Pengawasan Proyek Pemerintah
Pertanian
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
KERINCI, Fakta62.info- Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jambi, Citra Darminto, S.IP., M.MP. , menyoroti dinamika hu...
-
Katingan, Fakta62.info- Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kesetaraan Bersama LBH GKB Kabupaten Katingan menjatuhkan sanksi tegas ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Aktivitas pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di kawasan B...
-
TERNATE, Fakta62.info- Keluhan terhadap pelayanan publik kembali mencuat di Kota Ternate. Rifani Umar meminta Wali Kota Ternate ...






