Rapat perdana tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Panitia, Bapak Bernhard Pangemanan, didampingi Ketua Harian Penatua Lucky Prang dan Rocky Kondoy, Sekretaris Diaken Fenty Mokalu, serta Bendahara Santi Kalangi. Seluruh pengurus inti panitia hadir dan terlibat aktif dalam pembahasan agenda awal kegiatan.
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa kegiatan pertama yang akan dilaksanakan oleh PH2RG adalah Ibadah Kunci Tahun, yang rencananya akan digelar pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Gedung GMIM NVC Lansot Timur.
Ketua Umum Panitia, Bernhard Pangemanan, menjelaskan bahwa Ibadah Kunci Tahun merupakan tradisi tahunan yang secara rutin dilaksanakan oleh Jemaat GMIM NVC Lansot Timur sebagai bentuk penyerahan seluruh rencana dan pelayanan di awal tahun kepada Tuhan. Untuk tahun ini, konsep ibadah direncanakan akan dikemas secara khusus dengan menggunakan dialog bahasa daerah setempat, guna memperkuat nilai kebersamaan dan kearifan lokal jemaat.
“Konsep ibadah kunci tahun kali ini akan dibuat lebih kontekstual dengan dialog bahasa daerah, agar jemaat semakin merasakan makna kebersamaan dan kekeluargaan,” ujar Pangemanan kepada wartawan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa setelah pelaksanaan Ibadah Kunci Tahun, panitia akan langsung memfokuskan perhatian pada persiapan Ibadah Minggu Sengsara yang juga menjadi bagian penting dari kalender kegiatan gereja.
Panitia PH2RG turut mengundang seluruh Jemaat GMIM NVC Lansot Timur, baik yang berdomisili di dalam desa maupun yang berada di luar Desa Lansot Timur, untuk dapat hadir dan bersama-sama mengikuti Ibadah Kunci Tahun pada Minggu, 25 Januari 2026, di GMIM NVC Lansot Timur.
Dengan terlaksananya rapat perdana ini, PH2RG Jemaat GMIM NVC Lansot Timur optimis seluruh rangkaian kegiatan Hari-hari Besar Gereja dapat berjalan dengan baik, tertib, dan penuh makna bagi seluruh jemaat.
(BT)






