Tulang Bawang, Fakta62.info-
Indometro,Polres Tulang Bawang melakukan pendalaman terkait kasus dugaan bullying dan kekerasan antar siswa SMPN Satu Atap 5 Dente Teladas yang menyebabkan satu orang mengalami patah tulang tangan.
Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah, siswa, orang tua wali murid, Dinas Pendidikan, serta Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Kabupaten Tulang Bawang.
Ia menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa perundungan yang terjadi. Menurutnya, pencegahan aksi bullying menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua, pihak sekolah, masyarakat, dan instansi terkait.
“Kita dari pihak kepolisian tidak berhenti di situ saja. Tentunya, walaupun sudah ada perdamaian, kita akan mendalami seperti apa kejadiannya,” kata dia.
Ia mengatakan, pihaknya ingin mengetahui penyebab terjadinya aksi perundungan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Dari hasil pemeriksaan ini nanti tentunya kita akan mengambil langkah-langkah, kita akan melibatkan semua stakeholder yang terkait, baik dari pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak terkait dua peristiwa perkelahian siswa yang terjadi pada 18 Juli 2026 dan 24 Juli 2026.
“Dari dua peristiwa ini, ada satu kejadian tanggal 24 Juli yang sampai membuat salah satu siswa lengannya patah. Ini tentunya menjadi atensi kami selaku aparat penegak hukum,”
Ia menyebut pemeriksaan dilakukan untuk menggali rangkaian kejadian, mulai dari sebelum peristiwa, saat kejadian, hingga setelah kejadian.(Rb)
Sumber: indometro.id





