Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


 

HARU! Ibu di Desa Midar Rela Sisihkan Beras Bulog untuk Penjaga Karhutla

Edo Wilantara
Sabtu, 19 September 2026
Last Updated 2026-09-19T09:29:17Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN BUAT WEBSITE BERITA MURAH??


MUARA ENIM, Fakta62.Info-

Di tengah musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah, sebuah kisah kepedulian datang dari Desa Midar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Seorang ibu rumah tangga yang menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah memilih menyisihkan sebagian bantuan tersebut untuk diberikan kepada para penjaga dan petugas yang berjibaku menghadapi karhutla.

Kisah tersebut terjadi setelah penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Perum Bulog kepada masyarakat Desa Midar pada Rabu (16/9/2026). Bantuan disalurkan kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat melalui program bantuan pangan pemerintah.

Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut tentu memiliki arti penting untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terlebih di tengah kondisi ekonomi dan musim kemarau yang masih berlangsung.

Namun, di balik penyaluran bantuan itu, muncul cerita menyentuh dari salah seorang penerima manfaat.

Ibu tersebut menerima sebanyak tiga karung beras sesuai dengan data penerima manfaat yang telah ditetapkan. Meski beras tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan keluarganya, ia dengan penuh keikhlasan memilih menyisihkan sebagian untuk diberikan kepada para penjaga karhutla yang sedang berada di lapangan.

“Beras ini memang untuk kebutuhan keluarga kami. Tapi saya juga melihat bapak-bapak dan warga yang sedang menjaga api. Kalau ada sedikit yang bisa kami bagikan, mudah-mudahan bisa membantu dan menjadi penyemangat untuk mereka,” ujar ibu tersebut.

Menurutnya, berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak. Di tengah kondisi kemarau dan kebutuhan keluarga, sedikit yang dimiliki tetap dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

“Kami mungkin tidak bisa membantu banyak. Hanya bisa berbagi beras yang kami terima. Semoga bermanfaat untuk yang sedang berjaga dan mudah-mudahan kebakaran cepat selesai,” tuturnya.

Sikap tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap para penjaga karhutla dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat sendiri.

Di tengah keterbatasan, tindakan sederhana tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong masyarakat Desa Midar.
Tidak banyak yang diberikan, namun ketulusan untuk berbagi di saat orang lain sedang membutuhkan menjadi nilai tersendiri. 

Bantuan pangan yang semestinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sebagian justru rela dibagikan kepada mereka yang sedang berjuang menjaga lingkungan dan membantu masyarakat dari ancaman karhutla.

Kisah ini juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap para penjaga karhutla tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk bantuan besar.
Satu karung beras, satu bentuk keikhlasan, dan satu tindakan sederhana dapat menjadi penyemangat bagi mereka yang harus berjaga di tengah panasnya musim kemarau dan kondisi lapangan yang tidak mudah.

Semangat berbagi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam menghadapi karhutla, peran masyarakat sangat penting. Kepedulian, gotong royong dan dukungan terhadap petugas di lapangan menjadi bagian dari upaya bersama menghadapi ancaman kebakaran.

Dari Desa Midar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, kisah sederhana seorang ibu yang rela berbagi bantuan pangan menjadi potret bahwa di tengah musim kemarau, kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat masih terus menyala.

Liputan : Edo Wilantara
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan

-->