Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


 

OJK Dorong Pelajar Ternate Melek Investasi Sejak Bangku Sekolah, Waspadai Investasi Ilegal dan FOMO

Said Pers
Jumat, 04 September 2026
Last Updated 2026-09-04T02:32:42Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN BUAT WEBSITE BERITA MURAH??


TERNATE, Fakta62.info-

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong generasi muda di Kota Ternate, Maluku Utara, untuk mulai memahami pengelolaan keuangan dan investasi sejak masih duduk di bangku sekolah." Kamis, (3/9/2026)

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan “Generasi Muda Ternate Melek Investasi” yang digelar di SMK Negeri 1 Kota Ternate, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) Tahun 2026 Maluku Utara.

Direktur Analisis Informasi dan Manajemen Krisis Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Bayu Samodro, menyampaikan bahwa jumlah investor pasar modal Indonesia telah menembus lebih dari 30 juta orang. Di tengah pertumbuhan tersebut, keterlibatan generasi muda juga terus meningkat.

Menurut Bayu, kondisi tersebut harus diiringi dengan peningkatan literasi agar anak muda tidak sekadar ikut tren investasi, tetapi memahami instrumen, risiko, serta legalitas produk keuangan sebelum mengeluarkan uang.

Ia mengajak para pelajar membangun kebiasaan finansial sejak dini, salah satunya dengan menyisihkan sebagian uang jajan untuk ditabung maupun dipersiapkan sebagai investasi.

Bayu juga mengingatkan para siswa agar menerapkan prinsip “2L: Legal dan Logis” sebelum memilih produk investasi.

«“Kenali dulu, baru mulai. Sisihkan, bukan sisakan. Dan jangan mudah tergoda FOMO,” pesan Bayu.»

Dalam kegiatan tersebut, tiga narasumber turut memberikan materi kepada para siswa.

Halimatus Sa’diyah dari OJK memberikan edukasi mengenai cara mengalokasikan uang secara bijak. Ia juga menjelaskan ciri-ciri investasi ilegal dan berbagai bentuk kejahatan keuangan digital yang berpotensi menyasar generasi muda.

Selanjutnya, Alberto Fasaamuri Dachi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkenalkan seluk-beluk pasar modal Indonesia kepada para pelajar. Siswa juga diajak mengenal aplikasi IDX Mobile serta mencoba simulasi investasi saham secara gratis.

Sementara itu, Mauldy R. Makmur dari APRDI mengenalkan reksa dana sebagai salah satu instrumen investasi yang dapat menjadi pilihan bagi investor pemula.

Melalui program PINTAR Reksa Dana – SiMUDA Investasiku, para siswa diperkenalkan pada investasi reksa dana yang dapat dimulai dengan nominal terjangkau, yakni mulai dari Rp10.000.

Bayu Samodro berharap kegiatan edukasi tersebut mampu menumbuhkan budaya investasi yang sehat sejak dini di kalangan pelajar Maluku Utara.

Menurutnya, generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan pribadi secara bijak sebelum benar-benar masuk ke dunia investasi.

Literasi keuangan dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh tawaran keuntungan cepat, investasi ilegal, maupun fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang dapat mendorong seseorang mengambil keputusan finansial tanpa pertimbangan matang.

OJK menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMK Negeri 1 Kota Ternate beserta jajaran guru dan tenaga pendidik, Bursa Efek Indonesia, Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia, seluruh narasumber, serta para siswa yang antusias mengikuti kegiatan.

OJK berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat untuk mewujudkan generasi muda Maluku Utara yang semakin melek investasi, cerdas mengelola keuangan, dan mampu mengambil keputusan finansial secara rasional.

Wartawan: Aby Pers
Editor: Said Pers


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan